Apa itu DTC pada Mobil

Montir pintar pernah dengar istilah DTC pada Mobil ? Mungkin ada yang sudah sering dengar, tetapi ada juga yang belum pernah mendengar tentang DTC.

DTC adalah kependekan dari Diagnostic Trouble Codes. DTC juga sering disebut sebagai OBD2 Trouble Code. Kurang lebih maksudnya adalah kode-kode kerusakan pada mobil.

Jadi ketika mobil modern mengalami kerusakan terutama kerusakan yang bersumber dari sistem elektronik yang dimilikinya. DTC tersebut akan disimpan dalam memori control unit sesuai dengan kode kerusakannya. Contohnya jika terdapat masalah pada injektor akan disimpan dengan memori P0200.

Format penulisan DTC pada mobil

Supaya tidak simpang siur tentang arti kode kerusakan, maka sejak OBD2 disepakati format penulisan kode DTC pada mobil.

  • Body (B-Codes). Apabila montir pintar menemui kode dimulai dengan huruf B, artinya kode kerusakan yang sedang montir pintar hadapi adalah kerusakan pada kategori body electronic yang meliputi peralatan keamanan, kenyamanan dan safety.
  • Chasis (C-Codes). Apabila montir pintar menemui kode yang diawali huruf C, artinya kode kerusakan terjadi pada kategori chasis yang meliputi sistem suspensi, sistem rem dan sistem kemudi.
  • Powertrain (P-Codes). Apabila montir pintar menemui kode yang diawali huruf P, artinya kode kerusakan terjadi pada kategori powertrain yang meliputi mesin, transmisi dan yang berhubungan dengan powertrain.
  • Network (U-Codes). Untuk kode ini adalah kategori kerusakan yang berhubungan dengan jaringan antar masing-masing control unit.

Membedakan Kode Generic dan Kode Spesifik dari Pabrikan

Untuk bisa membedakan apakah kode tersebut generic atau spesifik, kita bisa melihat dari digit kedua pada DTC.

Contohnya adalah P0200. Arti DTC tersebut adalah adanya kerusakan pada bagian powertrain dan merupakan kode generic (kode tersebut secara umum digunakan oleh beberapa merk mobil). Hal tersebut dapat dilihat dari angka 0 pada digit kedua.

Jika kode dimulai dengan angka 1 seperti pada kode P1604 , artinya kode tersebut adalah kode yang unik dari merk tertentu dan model tertentu. Kode tersebut tidak akan digunakan secara umum oleh pabrik lain.

Terdapat kode lain yang menggunakan angka 2 atau angka 3 yang masih agak membingungkan buat saya. Karena artinya tergantung dari sistem apa. Kurang lebih seperti tabel berikut ini.

Powertrain  Body
P0xxx – Generic B0xxx – Generic
P1xxx- Spesifik pabrik B1xxx – Spesifik Pabrik
P2xxx- Generic B2xxx – Spesifik Pabrik
P30xx-P33xx – Spesific Pabrik B3xxx – Generic
P34xx-P39xx – Generic  
Chasis Network/ Jaringan
C0xxx – Generic U0xxx – Generic
C1xxx – Spesifik Pabrik U1xxx – Spesifik Pabrik
C2xxx – Spesifik Pabrik U2xxx – Spesifik Pabrik
C3xxx – Generic U3xxx – Generic

Pada digit ketiga DTC juga memiliki arti sebagai berikut

Digit ketiga Sistem atau sub sistem
1 Sistem bahan bakar dan udara
2 Sistem bahan bakar dan udara (kerusakan pada injektor saja)
3 Sistem Pengapian
4 Sistem Kontrol Emisi
5 Pengontrol kecepatan kendaraan dan pengatur idle
6 Output dari Control Unit
7 Transmisi
8 Transmisi

Bagaimana Cara Mendapatkan DTC pada mobil.

Cara untuk mendapatkan DTC pada mobil adalah dengan scanner mobil seperti diatas. Atau untuk beberapa tipe masih bisa menggunakan kode kedipan walaupun kurang baik.

Salam kunci

You may also like...

2 Responses

  1. February 28, 2019

    […] Untuk kasus MIL menyala, kita harus memeriksa dengan scanner mobil dibengkel untuk mendapatkan kode kerusakannya atau Diagnostic Trouble Code (DTC). Apa itu DTC ? Silahkan baca pada artikel berikut. […]

  2. March 2, 2019

    […] Perlu di ingat P0016 adalah kode generic, jadi bisa terjadi pada banyak merk mobil. Jika masih bingung tentang maksud kode generic, silahkan pelajari Apa itu DTC pada mobil […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Sering-sering mampir ya bro !