Cara Menggunakan Alat Scanner Mobil

Cara menggunakan alat scanner mobil

Kali ini kami ingin berbagi pengalaman tentang bagaimana cara menggunakan alat scanner mobil. Alat yang banyak dianggap sebagai alat ajaib, yang bisa menyelesaikan semua masalah.

Dulu ketika kami diskusi dengan salah satu owner bengkel, beliau ngomong :

Sekarang benerin mobil gampang, tinggal beli alat, colokin, ketahuan masalahnya. Cair deh.

Wow. Sambil menelan makan siang saya, saya hanya bertanya kepada beliau.

Bapak ada scanner merk apa?

Beliau menjawab, belum punya.

Owww.

Itu cerita lebih dari 10 tahun lalu, ketika scanner masih mahal sekali.

Tetapi sekarang, scanner sudah sangat terjangkau. Dan jika menghadapi masalah, informasi sudah sangat banyak. Jadi setiap montir harus bisa menggunakannya.

Kenapa harus bisa menggunakan scanner?

Kelistrikan mobil modern berkembang sangat pesat. Penambahan fitur keamanan, kenyamanan dan kebutuhan hiburan.

Tidak percaya?

Dalam satu mobil eropa, rata-rata memiliki 20-30 control unit. Untuk mobil jepang, rata-rata menggunakan 4-10 control unit. Jadi banyak sekali kan?

Itu kenapa, montir pintar harus belajar cara menggunakan alat scanner. Dan harus bisa. Untuk bengkel juga harus punya.

Cara menggunakan alat scanner mobil secara umum

Terus terang, alat scanner ada banyak macamnya. Di tempat kami bekerja saja, ada lebih dari sembilan alat scanner.

Dari sekian banyak itu, cara pemakaiannya hampir sama. Walaupun tetap ada yang masih membuat kami bingung. Berikut kami akan coba berbagi pengalaman tentang penggunakan alat scanner.

Memasang soket diagnosa.

Soket yang kami maksud ini adalah OBD. Untuk letak OBD II kita tidak perlu terlalu pusing mencarinya. Karena hampir semua merk meletakkanya di bawah kemudi.

Cari saja. Sambil meraba-raba. Jika tidak kelihatan, tiduran dikit lah.

Sampai saat ini baru dua mobil yang meletakkan OBD II di tempat lain, yaitu Citroen DS5 dan Audi A4 lama (saya lupa tahun dan detailnya)

Sedangkan untuk OBD I , mencarinya sedikit memerlukan perjuangan. Bisa di ruang mesin, bisa di sebelah kiri, bisa juga di kanan. Soketnya juga bermacam-macam.

Memilih Kendaraan

Beberapa pemula, sering masih bingung. Kemarin anak PKL saja bingung mini cooper dari Asia, Amerika, Eropa, atau mana.

Belum lagi ketika masuk ke merknya, mereka bingung tipenya apa. Walaupun beberapa scanner sekarang sudah menyediakan fitur pencarian otomatis. Bahkan ada yang sudah bisa menggunakan nomer rangka.

Tetapi ya tetap, sebagian tetap kita yang harus memilih.

Makanya perlu juga pengetahuan produk mobil.

Memilih Sistem

Untuk memilih sistem kita harus ingat pelajaran dasar tentang pembagian sistem. Contohnya Power train, Chasis, Body Electric, dll.

Untuk kendaraan modern disarankan untuk absen satu persatu. Bisa dari Quick Test atau juga Health Report. Contoh hasilnya akan seperti dibawah

Cara menggunakan alat scanner mobil

Dengan menu tersebut, kita akan ditunjukkan jumlah komputer yang ada di mobil. Dan kita bisa melihat komputer mana yang menyimpan masalah.

Masuk ke masing-masing sistem

Sebelum masuk ke topik ini, silahkan lihat video berikut terlebih dahulu. Contoh menggunakan scanner mobil launch.

Sudah lihat? Sudah subscribe?

Misalkan kita masuk ke sistem mesin, minimal kita akan mendapat tiga menu yaitu System Information, Read Fault, Erase Fault, Data Stream, Actuation, Adaptation, Learning

Loh katanya tiga?

Kan minimal. Jika scannernya bagus, bisa masuk lebih dalam maka menunya juga lebih banyak.

Perlunya membaca system information

Ketika kita mencari manual, atau wiring diagram kita perlu sistem informasi ini. Isinya seperti biodata saja. Versi softwarenya apa, yang buat pabrik apa.

Contoh kasus, ketika kami mencari wiring untuk mercedes w140. Mobil ini memiliki lima varian control unit. Dengan membaca system information kita akan lebih cepat mendapatkan datanya

Baca Fault Code dulu, baru hapus

Menu Read fault code menyimpan kode kesalahan dan keterangannya. Beberapa scanner hanya bisa menampilkan kode kesalahan saja. Karena keterbatasan.

Setelah dibaca, jangan langsung dihapus (clear fault code)

Harus di cetak atau ditulis, dan dicari artinya. Selanjutnya dicari masalahnya.

Loh dihapus ilang lho

Ada beberapa masalah yang kita harus coba hapus dan pastikan setelahnya muncul lagi atau tidak. Ada juga yang harus coba dihapus, untuk memastikan fault itu history atau tidak. Tetapi ada juga yang jangan dihapus.

Kejadian ini bukan fiktif belaka. Mobil mercedes W205 datang ke bengkel dengan keluhan mati. Dan diperiksa dengan scanner khusus, banyak fault codenya. Tetapi oleh junior dihapus. Setelah itu kami kehilangan jejak.

Di scanner original, kita diminta runut dulu masalahnya, kemudian kita akan di tuntun pengerjaanya, dan jika selesai baru boleh hapus.

Semoga penyataan kami barusan tidak salah, karena pengetahuan tentang scanner original terbatas dengan yang kami miliki.

Kapan harus baca data stream

Ini cerita junior saya yang sempat belajar di tempat kami. Kebetulan orangnya mempunyai motivasi tinggi.

Ketika menghadapi Cevy Lova, mobil problem tidak mau hidup. Setelah di scan, tidak ada fault code. Dan karena bingung, dia ingat pesan kami untuk membaca data stream.

Ternyata dia mendapat petunjuk dari water temperatur sensor. Sensor ini menunjukkan -40 derajat. Dan dia mendapat petunjuk besar. Diurut kabel dari sesor tersebut dan ketahuan kalau di jumper (disuntik kabel untuk mencari 5 V).

Kasus selesai. Walaupun dua hari.

Sebenarnya banyak cerita tentang data stream ini. Tetapi sementara disimpan dulu.

Fungsi Lain Alat Scanner

Masih banyak. Kita bisa reset servis setelah ganti oli.

Ketika logo kunci inggris muncul di instrumen cluster. Tetapi jangan reset dulu. Mesti ganti oli dulu baru reset.

Contoh pada mobil eropa, dan sebagian mobil jepang. Contoh kejadian kemarin, reset mobil outlander agak bandel. Sudah menggunakan cara manual yang ada di youtube masih saja ga ilang.

Wah nantangin nih. Coba scanner satu ga bisa. Akhirnya mesti keluarin yang lain baru bisa. Ck ck harga (scanner) kadang memang ga bohong

Selain reset?

Untuk memberi tahu jika sudah ganti aki. Beberapa mobil mulai wajib lho!

dll.

Kurang lebih tadi yang bisa kami bagi tentang bagaimana cara menggunakan alat scanner mobil. Semoga bermanfaat.

Salam kunci

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Sering-sering mampir ya bro !