4 Tipe Transmisi Otomatis Mobil. AT, CVT, DCT, AMT mana yang sudah anda tahu?

Berkendara dengan mobil Transmisi Otomatis memang terasa lebih nyaman, walaupun kita tidak pernah tahu apa tipe transmisi otomatis yang mobil kita gunakan.

Pada kondisi jalan yang macet seperti di jakarta, kita tidak perlu injak kopling lagi, cukup injak pedal rem atau pedal gas. Tetapi ternyata terdapat beberapa tipe transmisi otomatis yang digunakan pada mobil. Apa saja tipe transmisi otomatis tersebut?

Tipe Transmisi Otomatis Hidrolik.

Tipe transmisi otomatis ini cukup umum digunakan. Tipe transmisi otomatis ini menggunakan mekanisme planetary gear, dan untuk perpindahan gigi diatur secara hidrolik. 

Paling tidak, terdapat tiga bagian utama dari tipe transmisi otomatis ini, yaitu Torque Converter, Hydraulic Control Unit, dan Planetary Gear Set.

Nomer 1 adalah torque converter.

Fungsi dari torque converter boleh dibilang sebagai kopling otomatis. Yaitu menghubungkan dan memutuskan putaran mesin dengan transmisi.
Untuk nomer 2 adalah Hydraulic Control Unit atau sistem pengontrol hidraulis. Unit ini yang mengatur perpindahan gigi secara otomatis sesuai dengan beberapa kondisi pengendaraan.

Nomer 3 adalah Planetary gear unit. Planetary gear terdiri atas tiga gear yaitu ring gear, pinion gear, dan sun gear.

Umumnya dua pasang planetary gear terpasang pada transmisi otomatis tiga kecepatan dan tiga pasang planetary gear pada tansmisi otomatis empat percepatan.

Bagaimana ada gambaran tentang transmisi otomatis diatas ? Berikut beberapa contohnya :

  • Toyota Avanza AT
  • Daihatsu Xenia AT
  • Toyota Kijang Innova

Transmisi Tipe CVT (Continues Variable Transmission)

CVT atau Continues Variable Transmission. 

Mungkin montir pintar sering dengar dengan transmisi model ini. Karena banyak sepeda motor mengaplikasikan transmisi ini.


Ketika dikendarai, mobil dengan CVT lembut sekali. Karena tidak ada perpindahan gigi percepatan. Yang ada adalah perubahan momen pada setiap putaran.


Kurang lebih konstruksi CVT yang umum digunakan seperti dibawah.

Komponen

    1. Mekanisme Maju dan Mundur (Forward/Reverse Switching Mechanism)
    2. Torque Converter dilengkapi dengan Lock-up Clutch
    3. CVT fluid warmer
    4. Primary Pulley
    5. Metal Belt
    6. Secondary Pulley

Untuk cara kerja sekilas dari CVT, silahkan lihat dari ilustrasi dibawah ini.

Wikipedia.org

Penjelasan singkatnya adalah sebagai berikut.

Ketika input (n1) kecil, output (n2) besar sehingga momen lebih besar. 

Ketika input (n1) sedang, output (n2) sama besar sehingga putaran input sama dengan putaran output

Ketika input (n1) besar, output (n2) kecil sehingga putaran output lebih cepat dibandingkan input.

Mobil yang menggunakan transmisi tipe CVT diatas adalah

  • Honda Jazz
  • Toyota Alphard


Ternyata ada CVT jenis lain, yaitu teroidal CVT. Merk Nissan menggunakan CVT tipe ini dan disebut dengan extroid CVT.


Berikut saya ambilkan kerja teroidal CVT dari howstuffworks.com

Howstuffworks.com

DCT (Dual Clutch Transmission)

Dual Clutch Transmision (DCT) dirancang dengan dua kopling yang terpasang.

Kopling pertama untuk percepatan ganjil (1,3,5) sedangkan kopling kedua untuk kecepatan genap (2,4,6).


Selain DCT, ada yang menyebutnya DSG (Direct Shift Gear Box) dan ada juga yang menyebutnya powershift. Dan perkembangannya, Dual Clutch nya dibuat menjadi double multi clutch.

Courtesy Volkswagen

1. Kopling 1 

2. Kopling 2

3. Gear Unit

4. Valve Body


Agar lebih ada gambaran, lihat gambar berikut ini.

Pada gambar diatas, kopling 1 atau warna biru melayani gigi ganjil dan untuk kopling 2 warna merah melayani gigi genap

AMT (Automated Manual Transmission)

Boleh dibilang tipe transmisi ini adalah transmisi semi otomatis. Karena sistemnya masih transmisi manual.


Hanya saja, kita cukup pindah ke posisi D, untuk menginjak kopling dan memindahkan gigi sudah dilakukan secara otomatis. Semua dioperasikan oleh system elektronik seperti terlihat dibawah

Transmisi ini saya dengar digunakan di salah satu tipe proton, Renault dan pada Wuling tipe Confero

Dari keempat jenis transmisi otomatis diatas, kemungkinan ada pabrikan yang menambahkan system “manumatic”. 

Manumatic sebenarnya dari kata manual otomatic. Kurang lebih, transmisi otomatis tetapi dioperasikan secara manual. Mungkin anda pernah dengar istilah Tiptronic, Touchshift, Geartronic, Sportronic, dll. 

Diatas adalah mekanisme tiptronic pada audi, yang memungkinkan untuk menambah atau mengurangi tingkat percepatan.

Mungkin cukup dulu, apabila ada pertanyaan jangan sungkan untuk meninggalkan komentar. 

Salam Kunci 

You may also like...

3 Responses

  1. Seno Patimura says:

    Lengkap dan menarik postingannya. Bisa sebagai sarana pembelajaran dan menambah wawasan para calon montir seperti saya. 🙂

  1. March 1, 2019

    […] terdapat beberapa tipe transmisi otomatis. Tetapi secara umum cara kita berkendara tidak jauh […]

  2. May 25, 2019

    […] Jadi sebenarnya transmisi ini adalah tipe AMT atau Automate Manual Transmission yang sudah sempat kami bahas di sini. […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Sering-sering mampir ya bro !