Gunakan Panduan Ketika Servis Mobil Agar Tidak Ngawur

panduan ketika servis mobil

Dalam panduan ini, kita akan belajar bagaimana servis mobil yang benar, itupun jika kita mau bersaing dengan montir dari luar.

Terkadang, ditempat kami kedatangan montir-montir bule yang dipanggil sendiri oleh pelanggan.

Dan ketika mengamati cara kerja mereka, kebanyakan tidak lepas dari pedoman reparasi.

Apalagi di jerman sana, ketika 2014 dan 2016 berkunjung kesana, mereka memang sangat mengikuti prosedur. Selain karena perlindungan konsumen, tetapi juga karena teknologi mobil modern juga sudah sangat banyak.

Wah kalah sama mekanik indonesia, disini semua bisa di akali

Betul. Tetapi kami rasa mereka memang tidak berdaya, terutama dengan aturan keselamatan, emisi gas buang, lingkungan dan masih banyak lagi.

Bagaimana di kita? Masih bebas….

Ok, tidak perlu kami teruskan tentang hal tersebut, yang pasti kami hanya ingin mengajak untuk ke arah yang lebih baik

Mari kita cari jalan yang lurus saja ya. Pabrikan pastinya sudah menggariskan dan memberi petunjuk untuk bekerja. Dan bukan hanya itu, ada bermacam-macam petunjuk.

1. Bekerja mengikuti petunjuk perbaikan ketika servis mobil

Ribet, nyusahin, kelihatan bodo, lama. Begini juga bisa

Memang dilema.

Contoh simple saja yang baru saya alami yaitu dongkrak mobil. Kebetulan mobilnya adalah Audi A6, saya tahu bahwa cross member tengah tidak boleh didongkrak karena menurut manual hanya ada di rangka samping.

Aduh. Kalau saya dongkrak di tengah, lagi ngajarin calon montir. Kalau tidak mau dongkrak dimana lagi. Kan mau naruh jack stand.

Ah teori beda ama praktek, dongkrak aja sambil berdoa semoga jangan apes.

Hati-hati lho ya, beberapa teman mungkin ada yang apes. Contohnya pada mobil penggerak depan seperti swift, ayla. Jika dongkrak pada rangka belakang, kan dari besi. Pernah ada yang bengkok lho.

Itu contoh jika apes.

Sekarang, workshop manual kebanyakan berbentuk elektronik bukan buku lagi. Awal kerja di bengkel bahkan kami tidak terlalu lancar membuka buku manual. Karena tuntutanya membuka manual elektronik.

Kapan kita perlu membaca manual?

Untuk pekerjaan-pekerjaan yang rutin kita kerjakan kami rasa sudah tidak perlu lagi, tetapi untuk untuk pekerjaan yang jarang dan kompleks harus.

Contohnya ketika buka timing chain untuk mesin dibawah ini.

Prinsip yang bisa kita pegang sebagai montir adalah jangan ngapalin tapi kalau setiap hari mengerjakan masak tidak hafal. Dan jika tidak tahu kita bisa cepat cari infonya dimana

Berikut ini adalah contoh menggunakan buku manual yang juga perlu dilatih.

2. Membaca wiring diagram

Biasanya kalau kami memperkenalkan cara baca wiring, kebanyakan teman-teman montir akan bilang siapin obat sakit kepala nih.

Tapi ya ini kenyataan hidup kita sebagai montir. Tetap harus dihadapi.

Lihat saja, semakin modern mobil, kelengkapan sistemnya semakin banyak. Suspensi diberi kabel, rem diberi kabel, steer di beri kabel, dan masih banyak lagi. Contoh diatas, mobil tersebut memiliki lebih dari 20 control unit.

Kapan kita menggunakan wiring diagram?

Ketika mengerjakan servis mobil yang bermasalah. Sejauh tidak ada masalah, kami rasa belum perlu untuk akses wiring diagram

3. Ketahui daftar SST untuk mobil yang kita kerjakan

SST ini bukan bahasa jawa yang diplesetkan Sitik-sitik Tutuk (Sedikit-sedikit dipukul)

Ada pekerjaan kebocoran tutup klep, ada mobil yang harus menggunakan SST, Bongkar timing belt harus menggunakan SST. Bahkan isi air radiator saja harus menggunakan SST.

Sebagai mekanik jangan kekurangan akal (kata senior)

Ya kalau bisa dibuatkan alat sendiri, atau dengan cara lain ya tidak apa-apa. Yang penting tidak beresiko merusak lebih banyak. (Wah ga jadi jalan lurus dong ya)

4. Memiliki pengetahuan tentang produk baru

Contohnya adalah panduan xpander yang kami buat. Paling tidak kita tahu teknologi apa yang dipasang pada mobil tersebut.

Sedikit contoh unik di bengkel,

Kami beberapa kali mendapat keluhan pelanggan katanya mobil sering mati-mati. Sebagai prosedur standar, kami lakukan pemeriksaan fault code. Dan tidak ketemu masalah. Artinya keseluruhan sistem bagus.

Setelah dibicarakan lagi dengan pelanggan, ternyata yang dimaksud adalah fitur start/stop. Fitur ini seperti idling stop pada beberapa motor honda. Eh kebalik, honda yang mengikuti teknologi mobil.

Jadi tinggal kita matikan fitur tersebut.

Contoh unik lain dari ibu-ibu pengguna avanza new yang sudah dual vvti mengeluh

Ini lampu dasboard warna ijo seperti daun sering nyala kalau jalan rusak kali ya. Di veloz ga begitu.

Setelah diperiksa ternyata lampu tanda berkendara yang ekonomis.

Dari dua contoh diatas, kita bisa belajar bahwa pengetahuan tentang fitur yang ada pada kendaraan perlu untuk montir.

5. Gunakan data spesifikasi yang tepat untuk service rutin

Contohnya ketika Tune-Up mobil, data apa saja yang kita perlukan?

Tekanan bahan bakar, busi yang benar, celah busi, celah katup, dan beberapa hal yang harus kita tahu agar tidak salah.

Atau yang simpel saja tentang oli transmisi harus pakai apa?

Tujuannya kita memastikan manual supaya jangan sampai salah oli. Bisa fatal lho. Jangan juga berprinsip asal licin.

Contoh beberapa waktu lalu, saya mendapat pertanyaan :

  • Oli transmisi Cayla pakai apa ya mas? Boleh pakai merk ini engga ya?
  • Ada lagi. Oli Transmisi Mini Cooper, nomer rangka sekian, boleh pakai oli ini engga ya.
  • Oli Transmisi pajero sport boleh pakai ini engga ya?

Untuk yang sering mengerjakan mungkin sepele, tetapi jika mobil jarang masuk, untuk mencarinya akan sedikit merepotkan.

6. Bisa jadi solusi masalah montir sudah tersedia di buku pedoman pemilik

Solusi masalah Anda bisa jadi ada di buku pedoman pemilik yang biasa disimpan di laci. Dan yang repot jika pedoman pemilik sudah raib dari laci karena disimpan.

Contoh : cara reset TPMS pada mobil Porsche. Caranya sudah ditulis di pedoman pemilik.

Contoh lain, cara memastikan Autohold pada mobil VW Touran aktif. Petunjuknya sebenarnya ada di buku petunjuk.

Atau mungkin arti lampu peringatan di dasboard.

7. Cari tahu di mbah google dan group sosmed jika kesulitan ketika servis mobil

Itu alasanya kenapa montir pintar ini dibuat, agar bisa membantu calon montir siap bekerja di bengkel. Dengan memberikan informasi yang benar walaupun masih proses yang panjang

8. Servis mobil menggunakan part yang berkualitas

Untuk menunjang servis yang sudah kita lakukan, kita perlu menggunakan part yang berkualitas.

Jadi harus pakai part ori?

Tidak juga, kita masih bisa menggunakan merk lain yang berkualitas. Salah satu cara melihat merk yang berkualitas adalah dengan melihat yang terpasang dimobil

Aki, coba lihat di aki tulisannya apa. Busi, coba lihat di busi yang terpasang merknya apa? (Cek sendiri ya, kami belum mau sebut merk)

Jadi jika pelanggan ingin menggunakan part ori memang tetap lebih baik Dan saya rasa kalau ada part alternatif berkualitas pelanggan juga tidak menolak.

9. Ketika beli part pastikan nomer part benar.

Ah ga perlu, yang penting mirip.

Untuk beberapa part, oke lah. Tapi ada beberapa yang kami alami yang bisa jadi pertimbangan

Kasus stang piston bmw. Ketika stang piston bengkok, kalau memungkinkan kami hanya mengganti yang rusak. Karena dulu belum mengandalkan part catalog secara penuh, toko memberi stang piston yang bisa pakai. Ketika datang, kami tidak cek part number, hanya memastikan ukuran. Dan sama

Ternyata ada yang terlupa. Beratnya berbeda. Apa efeknya jika empat stang piston asli di padu dengan dua stang piston asli dengan berat berbeda.

Geter.

Oke belajar dari situ, mari sedikit kenalan dengan part number dan part catalog. Penomoran part di tulis dengan karakter-karakter yang berbeda. Kalau kerja di satu merk, ga perlu pusing.

Tapi kalau bengkel umum, kita dipaksa memahami semua merk. Berikut ini adalah sebagian contoh ciri part number

Toyota 12345-12345 maksudnya karakter nomornya lima strip lima. Di Nissan dan Daihatsu juga sama. Tetapi di daihatsu terkadang ada tambahan tiga digit dibelakang.

Mercedes A 123 123 12 12 sedangkan BMW 12 12 1 123 123 walaupun kadang kadang di part hanya ditulis lima digit belakang.

Di atas adalah tentang part number. Untuk mencari part number yang tepat, kita perlu part catalog.

10. Montir juga harus bisa menggunakan katalog ?

Gunakan part catalog ketika servis mobil

Hal ini dilakukan untuk menghindari kesalahan pemesanan karena salah part. Jika sudah salah part, yang jelas pusing banget. Ga jadi cair…

Ada waktunya kita mengandalkan toko, ada waktunya kita harus menggunakan part catalog.

Sekarang cukup banyak catalog online, contohnya seperti milik daihatsu. Coba latihan membukanya agar sedikit terbiasa.

Untuk merk-merk lokal umumnya toko memang lebih jago. Tetapi untuk merk lain ada baiknya ketika kita belanja di toko, sebaiknya mempersiapkan nomer rangka, atau nomer model. Agar sama-sama enak.

Saya amati di beberapa toko online juga mulai menganjurkan menyertakan nomer rangka, supaya tidak salah. Dan pastikan nomer rangka ditulis dengan jelas dan benar.

Dimana kita bisa mendapatkan informasi nomer rangka tersebut?

Umumnya di mobil terdapat plakat yang ditempel di ruang mesin, atau sebelah pintu depan. Dibawah ini adalah contoh pada mobil toyota Alphard

plakat atau stiker jika perlu ketika servis mobil

Dari stiker/plakat di atas kita bisa tahu beberapa hal. Contohnya sebagai berikut.

Nomor model, tertulis ANH20R-PFXQK

Arti nomer model tersebut adalah sebagai berikut.

  • ANH20 artinya mobil tersebut adalah mobil Toyota Alphard generasi ke 2
  • R– artinya mobil ini menggunakan stir kanan. Jika L merupakan stir kiri.
  • P – Model atau tipe mobil
  • F – Tipe bodi
  • X – tipe transmisi
  • Q – merupakan tingkatan tipe tersebut, atau grade
  • K – merupakan tipe mesin
Nomer rangka JTEGD21H7D82780XX

Nomer rangka terdiri atas 17 digit, walaupun terkadang saya jumpai ada yang menggunakan 12 digit. Arti dari masing-masing digit adalah sebagai berikut.

  • J – Negara
  • T – Pabriknya (karena terkadang satu negara memiliki 2 pabrik)
  • 4 – Divisi
  • G
  • D – Seri
  • 21 – Tipe chasis (body style)
  • H – Tipe mesin
  • 7 – Check digit
  • D – Tahun pembuatan
  • 82780XX – Nomer produksi

Catatan:

Pada merk lain, jika diperhatikan mempunyai komposisi yang sama, lain waktu akan kita bahas untuk merk lain.

Kode lainnya

Dari nomer mesin, 2AZ-FE artinya adalah mobil ini menggunakan mesin 2AZ, dengan kapasitas 2400 cc

Diatas juga tertulis kode warna trim, LJ03 yang sewaktu-waktu kita ingin membeli komponen interior.

Kode warna, jika nanti kita membutuhkan kode warna aslinya dari mobil tersebut. Biasanya untuk kepentingan pengecatan.

Demikian tadi beberapa hal yang harus kita perhatikan untuk meningkatkan kualitas servis mobil kita. Dan tujuan kami adalah mengingatkan yaitu

Kita tidak bisa menghafal semuanya, tetapi ketika perlu, kita tahu dimana harus mencari.

Diatas adalah wejangan dari guru saya, tapi saya yakin ada senior yang berpendapat lain. Hanya saja tidak ada salahnya kita ikuti jalan yang lurus

Salam Kunci

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Sering-sering mampir ya bro !