Teknologi Mitsubishi Xpander

Ingin membeli Mitsubishi Xpander? Atau sedang mengerjakan mobil ini?

Mitshubishi Xpander memang sedang laris manis. Bulan Januari saja, Mobil ini unggul tipis dari penjualan Toyota Avanza.

Saya akui, dari bentuk memang cakep banget. Sampai-sampai berasa ingin memiliki.

Sebelum membeli atau mengerjakan mobil ini, ada baiknya kita mengetahui teknologi yang terpasang pada expander.

Mesin Mitsubishi Xpander

Dari sisi mesin, Mitsubishi Xpander menggunakan mesin 1.500 cc dan dilengkapi teknologi mekanisme katup yang canggih. Namanya adalah MIVEC

Sebenarnya ini adalah nama lain dari Variable Valve Timing (VVT) yg kita kenal pada mobil Toyota. Jadi ga kalah dengan merek sebelah.

Mesin didukung dengan sistem bahan bakar injeksi untuk mengejar emisi yang bagus dan tenaga yang efisien. Mitsubishi menyebutnya dengan Electronic Controlled Injection – Multi Point Injection (ECI-Multi)

Jadi jangan sebut EFI di Mitsubishi ya, nanti si ECI marah….

Secara teknis, mesin yang dipasang adalah 4A91. Mesin ini pernah dipasang juga pada Mitsubishi Lancer dan tipe lain yang tidak masuk ke Indonesia.

Mesin ini menggunakan teknologi dobel cam dan yang kita kenal dengan istilah DOHC (Double Over Head Camshaft). Katupnya juga banyak, ada enam belas (16). Dan masing-masing silinder dapat jatah empat katup.

Fitur Keselamatan

pedestrian protection

Dilengkapi pedestrian protection yang lebih ramah terhadap pejalan kaki.

Kalau di cium sama mobil ini, resiko cidera parah lebih minimal. Misalnya kalau harusnya patah, jadinya cuma terkilir.

Tetapi jangan pernah coba-coba ya.

Rangka mobil dilengkapi dengan RISE Body ( Reinforced Impact Safety Evolution) yang menjaga pengendara lebih aman ketika terjadi kecelakaan karena benturan diserap oleh bodi depan atau bodi belakang.

Banyak mobil-mobil modern yang sudah menggunakan teknologi seperti ini, makanya tidak jarang kita lihat ada mobil tabrakan, bagian ruang mesin rusak parah tetapi penumpang baik-baik saja.

Sampai-sampai ada yang bilang, mobil sekarang (hampir semua merk) kayak kaleng kerupuk. Nyenggol dikit bagian depannya rusak parah.

Padahal…

Kalau dilihat digambar, ada bagian yang dibuat kueras ada yang lemah untuk menyerap benturan.

Mitsubishi Xpander juga dilengkapi Dual airbag alias airbagnya ada dua untuk perlindungan sopir dan penumpang sebelah kiri dari benturan ketika terjadi kecelakaan dari depan.

Airbag ini akan mengembang ketika terjadi kecelakaan untuk melindungi sopir dan penumpang sebelah kiri.

Mobil ini dilengkapi ESS (Emergency Stop Signal) yang menyalakan hazzard otomatis jika kita menginjak rem pada situasi darurat.

ABS with ASC

Pada sistem rem, sudah dilengkapi dengan ABS (Anti-lock Braking System) yang merupakan sistem keselamatan yang aktif mencegah terjadinya kecelakaan.

Boleh dibilang Mitsubishi Xpander anti ngesotttt jika ngerem mendadak.

Bahkan untuk versi Ultimate dan Sport dibekali fitur ASC (Active Stability Control) yang secara otomatis bekerja mengontrol laju saat mobil bermanuver di jalan licin sehingga tidak mudah tergelincir.

Fitur ini kalau tidak salah sama dengan VSA pada Toyota Alphard, ESP pada mobil Mercedes dan DSC pada mobil BMW.

HSA

Fitur selanjutnya adalah HSA (Hill Start Assist) yang mengaktifkan rem secara otomatis selama beberapa detik ketika akan melaju di jalan menanjak. Jadi kita tidak perlu kuatir mobil akan mundur ketika ditanjakan.

Sistem HSA ini terjadi berkat kerja sama yang baik antara ECI dan ASC. Jadi ketika mobil di deteksi miring dan gas dilepas, maka rem akan diaktifkan oleh ASC. Jika ingin lebih jelas tentang fitur HSA anda bisa baca disini

Teknologi lain Yang terpasang pada Xpander

Jika saya perhatikan, Mitsubishi Xpander menggunakan power steering tipe electric atau EPS (Electronic Power Steering).

Pada sisi sistem suspensi depan menggunakan tipe mcperson strut dan belakang trailing arm, karena Xpander penggerak roda depan.

Untuk tambahan lainya, tunggu updatenya ya lurr..

Salam kunci

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Sering-sering mampir ya bro !