Fault Code P0016 OBD- II : Camshaft Position Corelation Bank 1 Sensor A

Montirpintar.com. Apa yang harus dilakukan jika montir pintar menemukan kasus dengan Fault Code P0016 : Camshaft Position Corelation Bank 1 Sensor A? Ada beberapa kemungkinan penyebabnya dan montir pintar perlu diagnosa yang lebih teliti.

Perlu di ingat P0016 adalah kode generic, jadi bisa terjadi pada banyak merk mobil. Jika masih bingung tentang maksud kode generic, silahkan pelajari Apa itu DTC pada mobil

Pengertian Kode Kesalahan / Fault Code P0789

Fault Code P0016 “Camshaft Position Corelation Bank 1 Sensor A” indikasinya adalah signal camshaft position sensor (CMP) tidak sama dengan signal yang dibaca pada Crankshaft Position Sensor (CKP)

Misal : CMP laporan ke ECU bawah posisi mesin titik mati atas (TMA), eh ternyata CKP laporan ke ECU bahwa posisi poros engkol belum posisi titik mati atas (TMA)

Apa kemungkinan Penyebab P0016 ?

  • Posisi camshaft timing tidak tepat (pemasangan timing belt/ timing chain)
  • Pemasangan CMP tidak tepat. Atau kerennya dibilang air gap (celah antara sensor dengan roda gigi)
  • Permasalahan dengan Variable Valve (VVT) baik secara mekanis atau pengaturan tekanan oli seperti pada selenoidnya.
  • Timing chain sudah terlalu kendor

Gejala yang sering timbul karena P0016

  • Lampu check engine menyala
  • Tenaga mesin berkurang
  • Mesin kurang halus (bahasa montir ginjal) dan mungkin cenderung agak kasar
  • Lebih boros
  • Dibeberapa mobil mesin mungkin bisa distart tetapi kemudian mati
  • Mobil susah hidup

Apa yang harus montir pintar lakukan jika menghadapi Fault Code ini ?

Langkah 1.

Lihat terlebih dahulu secara fisik soket kabel pada OCV, CMP, CKP apakah terpasang dengan benar.

Langkah 2

Periksa apakah kekentalan oli benar. Tentunya dengan menanyakan kepada pelanggan riwayat penggantian oli terakhir. Karena oli yang lebih kental akan mempengaruhi kinerja VVT. Atau juga karena tersumbat lumpur oli (sludge)

Jika perlu periksa filter oli yang terpasang terutama pada model filter elemen.

Langkah 3

Coba hapus fault code atau DTC (P0016) dan setelah mesin dihidupkan muncul kembali.

Ada beberapa mobil harus di bawa jalan dengan kecepatan tinggi baru muncul kembali. Tetapi jika baru dihidupkan sudah muncul, tidak perlu dibawa jalan.

Langkah 4

Jika scanner anda bisa, lakukan aktuasi pada VVT . Karena beberapa scanner mobil belum tentu memiliki kemampuan tersebut. Hal ini dilakukan untuk memastikan VVT berjalan dengan baik.

Langkah 5.

Pastikan pemasangan timing chain/ timing belt tepat. Jika memang sebelumnya ada pekerjaan pembongkaran timing. Pemeriksaan bisa langsung ke langkah 5

Langkah 6

Periksa Sensor CMP dan CKP dan OCV baik dari tahanan, atau signalnya. Untuk langkah ini memang harus disesuaikan dengan workshop manual.

Panduan diatas adalah panduan secara umum, pastikan apakah bisa di jalankan untuk mobil yang montir pintar hadapi.

Salam kunci

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Sering-sering mampir ya bro !