5 Bagian Mobil dan Fungsinya

Automotive E-Learning – Mengenal bagian-bagian mobil dan fungsinya merupakan pengetahuan dasar yang diperlukan oleh mekanik.

Walaupun terlihat sepele, tetapi sebenarnya pengetahuan ini sangat berguna.

bagian-bagian mobil dan fungsinya
suzuki.co.id

Secara garis besar, mobil memang dibagi menjadi 5 bagian, yaitu;

  • Mesin
  • Sistem pemindah tenaga (transmisi, propeller, differential, dll)
  • Chasis (suspensi, kemudi, rem)
  • Bodi mobil
  • Sistem kelistrikan

Kapan pengetahuan ini diperlukan?

Menurut pengalaman, ketika kita menggunakan scanner, terkadang kita diminta untuk memilih bagian pada mobil. Misalnya ABS, itu berarti masuk ke bagian chasis.

Selain itu juga saat menggunakan EPC atau electronic part catalog. Ketika kita mencari part dengan part catalog, kita diminta memilih bagian mobil yang akan kita tuju. Misalnya Electric.

Yang ketiga adalah saat membuka workshop manual juga. Pada beberapa workshop manual terkadang kita temui pengelompokan seperti ini.

Artinya, pengetahuan yang terkadang dianggap sepele ini diperlukan oleh mekanik.

Untuk itu mari kita bahas satu persatu.

1. Bagian mobil yang pertama adalah mesin.

Mesin adalah bagian mobil dan fungsinya untuk menghasilkan tenaga. Mesin merubah tenaga panas yang dihasilkan dari pembakaran menjadi tenaga mekanis. Sebutan lainnya adalah motor bakar.

Sebernarnya mesin ada beberapa macam. Mesin bensin, mesin diesel, mesin turbin, mesin gas, dll.

Tetapi sebenarna untuk menghasilkan tenaga pada mobil terdapat beberapa sumber. Para sahabat bisa membacanya di materi tipe-tipe tenaga penggerak mobil.

Sementara ini yang paling populer sebagai penggerak mobil adalah mesin bensin dan mesin diesel.

Berikut ini adalah sistem yang mendukung mesin agar bekerja dengan baik

  • Sistem bahan bakar yang digunakan untuk menyediakan bahan bakar ke ruang bakar
  • Sistem pelumasan yang melumasi bagian-bagian mesin yang bergerak
  • Sistem pendinginan yang mencegah mesin terlalu panas.
  • Sistem pemasukan untuk memasukkan udara ke mesin.
  • Sistem pembuangan untuk menyalurkan gas buang
  • Sistem pengapian untuk membakar bahan bakar
  • Sistem pengisian untuk mengisi baterai dan mensuplai listrik ke kelistikan mobil
  • Sistem starter untuk memutarkan mesin ketika akan dihidupkan.

2. Sistem Pemindah Tenaga atau Drive Train

Pemindah tenaga adalah sejumlah mekanisme yang memindahkan tenaga yang dihasilkan oleh mesin untuk menggerakkan roda-roda mobil.

Sistem pemindah tenaga umumnya ada 2 jenis. Mesin depan penggerak depan (FF) dan mesin depan penggerak belakang (FR). Tetapi tetap ada tipe-tipe lain.

Berikut ini adalah jenis-jenis sistem pemindah tenaga.

  • FF (Front Engine Front Whell Drive) atau mesin di depan, penggerak roda depan. Contoh : Toyota Camry, Nissan X-Trail
  • FR (Front Engine Rear Drive) atau mesin di depan, penggerak roda belakang. Contoh : Toyota Kijang Innova, Toyota Avanza.
  • RR (Rear Engine Rear Drive) 
  • 4WD atau All wheel drive atau mesin dengan penggerak 4 roda. Perbedaan antara 4WD dan All Wheel Drive adalah pada 4WD kita bisa memilih untuk penggerak 4 roda atau cukup 2 roda. Sedangkan pada All wheel drive langsung ke-empat rodanya terhubung
bagian mobil dan fungsinya
1. Mesin, 2. Transmisi otomatis 3. Poros propeler
4. Differential 5. Drive shaft

3. Chasis

Sistem chasis meliputi suspensi yang menopang axle, kemudi, rem, roda dan ban.

Sistem-sistem diatas yang berpengaruh langsung terhadap stabilitas dan kenyamanan berkendara.

Sistem Suspensi

Sistem suspensi berfungsi untuk menyerap goncangan dari jalan, sehingga mobil bisa dikendarai dengan nyaman.

Untuk sistem suspensi, teknologi modern yang dikembangkan ada air suspension, hidraulic suspension,dll

Sistem Rem.

Sistem rem pada mobil berfungsi untuk mengurangi kecepatan kendaraan dan memungkinkan kendaraan untuk parkir. Tetapi tidak hanya itu montir pintar, saat ini pada sistem rem mobil dilengkapi teknologi keselamatan yang aktif untuk mencegah kecelakaan. Contohnya adalah ABS, ESP, TRC, ASR, dan masih banyak lagi.

Sistem Kemudi

Sistem kemudi memungkinkan mobil untuk belok sehingga mobil bisa dikendalikan ketika jalan.

Untuk sistem kemudi, teknologi yang dikembangkan tidak kalah banyak, yaitu power steering hidraulik, electronic power steering dan electromechanical power steering.

4. Body

Tipe-tipe bodi mobil ada cukup banyak yaitu sedan, pick up, coupe, hatchback, MPV, SUV, dll. Untuk lebih jelasnya bisa dipelajari disini

Dan perkembangan teknologi pada body juga cukup banyak. 

5. Electric dan electronic

Jika membicarakan kelistrikan mobil modern, perkembangannya sudah sangat banyak. Jika montir pintar ingin tahu, coba intip di instrumen cluster, lampu peringatannya makin banyak.

Selain itu hampir semua sistem mulai di kontrol secara elektronik.

Salam kunci, salam kuku ireng dan jangan lupa ngopi.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Sering-sering mampir ya bro !