12 Komponen Mesin Mobil Modern

2. Kepala Silinder

Kepala silinder yang ditempatkan diatas blok silinder. Pada kepala silinder terdapat ruang bakar dan katup-katup. Kepala silinder harus tahan terhadap temperatur dan tekanan yang tinggi selama mesin bekerja. 

Pada awalnya kepala silinder juga dibuat dari besi tuang. Tetapi akhir-akhir ini banyak mesin yang kepala silindernya terbuat dari paduan aluminium.

Berikut ini adalah contoh kepala silinder pada mobil mercedes.

mekanisme katup
Source : Mercedes

Keterangan

  1. Exhaust Camshaft (Poros nok masuk)
  2. Intake Camshaft (Poros nok buang)
  3. Intake Valve (Katup Masuk)
  4. Fuel Injector (Injektor Bahan bakar)
  5. Exhaust Valve (Katup Buang)
  6. Spark Plug (Busi)

3. Gasket kepala silinder

Diantara kepala silinder dan blok silinder terdapat gasket, fungsinya untuk mencegah kebocoran gas pembakaran, air dan oli.

Gasket kepala silinder harus tahan panas dan tekanan. Umumnya gasket atau kami sering sebut paking kepala silinder terbuat dari gabungan karbon dan lempengan baja.

Akhir-akhir ini gasket kepala silinder dibuat dengan ketebalan yang berbeda-beda. Kami pernah menemukan ketika ingin membeli gasket, ada yang memiliki titik satu, dua ada juga yang tiga.

4. Piston (Torak)

Piston bergerak naik turun didalam silinder untuk melakukan langkah hisap, kompresi, usaha dan buang. Fungsi utama piston adalah untuk menerima tekanan pembakaran dan meneruskan tekanan untuk memutar crankshaft melalui connecting rod.

piston / torak

Keterangan 

  1. Head (kepala piston)
  2. Compression Ring grooves (Jalur untuk ring piston)
  3. Oil ring groove (Jalur pelumas pada ring piston)
  4. Piston pin hole (lubang pen piston)

 5. Ring Piston

Ring piston mempunyai 3 peran penting:

Pertama, mencegah kebocoran campuran bahan bakar dan udara ketika kompresi. Dan mencegah kebocoran tenaga hasil dari pembakaran.

Kedua, mencegah oli yang melumasi piston dan silinder supaya jangan masuk kedalam ruang bakar

Ketiga, memindahkan panas dari piston ke dinding silinder untuk membantu mendinginkan piston.

6. Piston Pin

Piston pin menghubungkan piston dengan bagian ujung yang kecil  (small end) dengan connecting rod. Connecting rod ini biasa kita sebut dengan stang piston. Dan fungsi lainya adalah meneruskan tekanan pembakaran yang berlaku pada piston ke stang piston

7. Connecting Rod

Connecting rod menghubungkan piston ke crankshaft dan selanjutnya meneruskan tenaga yang dihasilkan oleh piston ke crankshaft

Penting

Connecting rod harus dipasang sesuai tanda. Bila salah pemasangan akan menutup lubang oli. Untuk mencegah hal ini, tiap connecting rod terdapat tanda.

8. Crankshaft

Crankshaft berfungsi untuk merubah tenaga bolak-balik piston menjadi putaran. Sehingga bisa disalurkan sampai ke roda melalui mekanisme pemindah tenaga. 

Ingat tidak, pada mesin bensin 4 langkah, crankshaft berputar dua kali untuk menyelesaikan satu siklus kerja (hisap, kompresi, usaha, buang). Dalam mesin 4 langkah pembakaran terjadi satu kali setiap berputar dua kali (720 derajat).

9. Flywheel (Roda Penerus)

Flywheel berfungsi untuk menyimpan tenaga putar yang dihasilkan pada langkah usaha. Tenaga yang disimpan digunakan pada langkah hisap, kompresi ataupun buang.

Dibuat dari baja tuang dengan mutu yang tinggi. Dan dipasang pada bagian belakang crankshaft.

Pada flywheel juga dilengkapi dengan ring gear yang dipasang pada bagian luar untuk diputarkan oleh starter. Pada mobil dengan transmisi otomatis umumnya flywheelnya lebih tipis, karena fungsinya digantikan oleh torque converter.

Terkadang di mobil eropa, anda akan jumpai dualmass flywheel. Yang fungsinya juga untuk mengurangi getaran-getaran yang tidak diinginkan

10. Balancer Shaft

Balancer shaft ini berfungsi untuk mengurangi getaran poros engkol. Getaran ini diakibatkan momen inersia kerena gerakan piston, connecting rod dan transmisi

11. Mekanisme Katup

Pada mesin 4 langkah, gas masuk dan keluar dari silinder melalui katup hisap dan katup buang. Tentu saja berdasarkan waktu tertentu. Mekanisme katup mengatur pembukaan dan penutupan katup-nya tepat. 

Komponen mesin mobil, mekanisme katup
mekanisme katup

Keterangan

  1. Camshaft gear
  2. Timing Belt
  3. Timing Belt Tensioner
  4. Idler Pully
  5. Crankshaft gear
  6. Katup Masuk
  7. Katup Buang
  8. Intake Camshaft
  9. Exhaust Camshaft

Mekanisme katup ini dirancang sedemikian rupa sehingga camshaft berputar satu kali dan crankshaft berputar dua kali untuk menggerakkan katup masuk dan katup buang.

Dewasa ini mekanisme katup ditambahkan sistem untuk mengatur waktu pembukaan katup dan besarnya pembukaan katup.

12. Camshaft

Camshaft dilengkapi dengan sejumlah cam (nok) yang berfungis untuk membuka dan menutup katup sesuai waktu yang ditentukan.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Sering-sering mampir ya bro !